Friday, October 31, 2014

Dasar-dasar SQL

SQL merupakan singkatan dari Structured Query Language. SQL atau sering juga disebut sebagai query merupakan suatu bahasa (language) yang digunakan untuk mengakses database. SQL dikenalkan pertama kali dalam IBM pada tahun 1970 dan sebuah standar ISO dan ANSII ditetapkan untuk SQL. Standar ini tidak tergantung pada mesin yang digunakan (IBM, Microsoft atau Oracle). Hampir semua software database mengenal atau mengerti SQL. Jadi, perintah SQL pada semua software database hampir sama.

Terdapat 3 (dua) jenis perintah SQL, yaitu DDL, DML dan DCL.
1. DDL (Data Definition Language)
DDL merupakan perintah SQL yang berhubungan dengan pendefinisian suatu struktur database untuk membangun kerangka database.  Beberapa perintah dasar yang termasuk dalam DDL antara lain :
CREATE : Perintah ini digunakan untuk membuat. Membuat database baru, view baru, kolom, dll.
ALTER : perintah ini digunakan untuk mengubah struktur table yang sudah ada sebelumnya, seperti menambah kolom, mengubah kolom, dan menghapus kolom.
RENAME : Perintah ini digunakan untuk mengubah nama tabel lama menjadi nama tabel baru.
DROP : perintah ini digunakan untuk menghapus database seperti tabel, index, dll.
Penggunaan perintah dasar :
a.       a. Create table :
CREATE TABLE namatabel(
NAMA_ATRIBUT TIPE_DATA [KETERANGAN],
NAMA_ATRIBUT TIPE_DATA [KETERANGAN],
);
b.       Alter table
·         Untuk menambah kolom
ALTER TABLE namatabel ADD namakolom typekolom(size);
·         Untuk mengubah kolom
ALTER TABLE namatabel MODIFY namakolomlama namakolombaru typekolom(size);
·         Untuk menghapus kolom
ALTER TABLE namatabel DROP namakolom;
c.       Rename
RENAME namtabelyangdiganti TO namatabelbaru;
d.      Drop
DROP TABLE namatabel;

2. DML (Data Manipulation Language)
DML merupakan perintah SQL yang berhubungan dengan manipulasi atau pengolahan data atau record dalam table. Perintah SQL yang termasuk dalam DML antara lain :
SELECT : Perintah ini digunakan untuk mengambil data atau menampilkan data dari suatu tabel.
INSERT : Perintah ini digunakan untuk menyisipkan atau memasukan databaru ke dalam tabel.
UPDATE : Perintah ini digunakan untuk memperbarui data lama menjadi data baru.
DELETE : perintah ini digunakan untuk menghapus isi record, baik sebagian maupun seluruhnya.
Penggunaan perintah dasar :
a.       a. Select :
SELECT namakolom, namakolom,… FROM namatabel WHERE kriteria;
Contoh :
  1. SELECT nis,nama,kelas FROM siswa;
  2. SELECT * FROM siswa;
  3. SELECT nis,nama,kelas FROM siswa WHERE kelas = ‘3C’;
  4. SELECT * FROM siswa WHERE nama like ‘AN%’ ORDER BY nama ASC;

b.     b. Insert :
INSERT INTO namatabel (kolom) VALUES (value);
Contoh :
  • INSERT INTO siswa (nis,nama,kelas) VALUES (‘103099981’,’AIDA AGUSTINA’,’3C’); atau
  • INSERT INTO siswa VALUES (‘103099981’,’AIDA AGUSTINA’,’3C’);

c.       c. Update :
 UPDATE namatabel SET namakolom=value WHERE keriteria;
Contoh :
UPDATE siswa SET nama=’HERDI’ WHERE nis=’10309965’;

d.     d. Delete :
DELETE FROM namatabel WHERE keriteria;
Contoh :
DELETE FROM siswa WHERE nama = ‘AIDA AGUSTINA’;



3. DCL (Data Control Language)
DCL merupakan perintah SQL yang berhubungan dengan pengaturan hak akses user MySQL, baik terhadap server, database, tabel maupun field. Perintah SQL yang termasuk dalam DCL antara lain :
GRANT : perintah ini digunakan untuk memberikan hak akses.
REVOKE : perintah ini digunakan untuk mencabut hak akses.


Tipe data pada SQL :
•VARCHAR                : Karakter dengan panjang maximal 4000 karakter.
•CHAR                                    : Karakter berukuran teteap dengan panjang maximal 2000 bytes
• Number                     : Data numerik (angka)
• Date                           : Data tanggal
• Raw                           : Data binary hingga 2000 bytes
•LONG                                    : Data teks hingga 2 gigabytes
•LONG RAW               : Data binary hingga 2 gigabytes
•ROWID                      : Nilai id dari suatu tabel
•BLOB                         : Objek binary hingga 4 gigabytes
•CLOB                         : Objek karakter hingga 4 gigabytes
•BFILE                         : Eksternal binary file, ukurannya tergantung dari sistem operasi.

Aturan Penulisan Perintah SQL

  1. Perintah dapat ditulis dalam huruf besar maupun kecil.
  2. Setiap perintah diakhiri dengan tanda titik koma “ ; “
  3. Perintah dapat ditulis satu atau beberapa baris untuk memberikan komentar pada perintah SQL. Gunakan tanda minus “ - - “ untuk  komentar 1 baris, atau di antara tanda “ \* “ dan “ *\ “ untuk komentar beberapa baris. 


No comments:

Post a Comment