Monday, May 25, 2015

Analisis Sistem Informasi (Sitasi)

Pendekatan sistem yang menekankan pada komponen akan lebih mudah digunakan untuk mempelajari suatu sistem dengan tujuan analisis dan perancangan. Suatu sistem mempunyai maksud tertentu. Ada yang menyebutkan maksud dari suatu sistem adalah untuk mencapai suatu tujuan (goal) dan ada yang menyebutkan untuk mencapai sasaran (objectives). Tujuan biasanya dihubungkan dengan ruang lingkup yang lebih luas, sementara sasaran memiliki ruang lingkup yang lebih sempit. Bila merupakan sistem utama, misalnya sistem bisnis, maka istilah goal lebih tepat diterapkan. Untuk sistem akuntansi atau sistem-sistem lainnya yang merupakan subsistem dari sistem bisnis, maka istilah objectives lebih tepat. Jadi tergantung dari ruang lingkup mana memandang sistem tersebut. (Sutabri, 2012)

Secara umum, setiap penelitian memberi efek kecenderungan ke jenis dibawahnya. Contoh, penelitan deskripsi itu biasanya kualitatif dan sifatnya eksplanatori. Sebaliknya penelitian eksperimen dan korelasi biasanya pengolahan datanya kuantitatif, dan sifatnya konfirmatori. Untuk jurusan computing (teknik informatika, sistem informasi, ilmu komputer) biasanya berupa penelitian terapan (bukan penelitian dasar) yang sifat pengolahan datanya kuantitatif. Penelitian lebih banyak ke arah konfirmatori (bukan eksploratori) yaitu dengan melakukan pengujian terhadap hipotesis atau kerangka konsep yang sudah ditentukan. Dan tujuan penelitian biasanya untuk melihat korelasi antar variabel yang diteliti atau melakukan suatu eksperimen.

Perkembangan teknologi informasi bukan hanya berperan dalam aspek komunikasi, tetapi juga berperan di aspek lainnya seperti ekonomi, sosial, budaya dan lainnya. Diperlukan informasi yang cepat serta akurat yang dapat menunjang pemimpin ter-sebut untuk mengambil kepu-tusan. Sistem informasi akuntansi sangat besar pengaruhnya dalam menghasilkan informasi yang bersifat keuangan bagi perusa-haan, salah satunya adalah sistem informasi akuntansi penggajian. Dengan sistem yang terkomputerisasi membuat data tersebut cepat diolah dengan akurasi yang tinggi. (Pratama, D., Sugiharto, T., 2014)




Referensi :
Sutabri, T. 2012. Analisis Sistem Informasi. Penerbit ANDI. Yogyakarta.

Satria Wahono, Romi. 2007. PENELITIAN TUGAS AKHIR ITU MUDAH (1). < http://romisatriawahono.net/2007/12/16/penelitian-tugas-akhir-itu-mudah-1/> diakses tanggal 26 Mei 2015.

Pratama, D., Sugiharto, T., 2014. “Prosiding KOMMIT”. ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENGGAJIAN PADA PT KARYA MURNI INDAH. Vol. 8 Oktober 2014. PP. 190-191.


Tuesday, April 7, 2015

Narasi pada Tabel dan Grafik

Nama : Aulia Rachim
NPM : 11112255
Kelas : 3KA08

A.    Narasi pada Grafik

Gambar 1. LAPORAN INFLASI (Indeks Harga Konsumen)

Nilai inflasi di Indonesia selama periode dari bulan Juli 2014 sampai dengan bulan Maret 2015 mengalami kenaikan dan penurunan yang beragam. Kenaikan inflasi terus bertambah setelah bulan Agustus 2014 hingga bulan Desember 2014 dan dilanjuti penurunan kembali sampai bulan Februari 2015. Kenaikan tertinggi terdapat pada bulan Desember 2014 yaitu naik sebesar 2 % sehingga menjadi 8% dan merupakan nilai tertinggi pada periode tersebut. Nilai terendah didapatkan pada bulan Agustus 2014 yaitu hanya sebesar 4 %.




B.     Narasi pada Tabel
Tabel 1. Jumlah Mahasiswa IPB berdasarkan Jalur Masuk


Pada periode tahun 2009 sampai dengan 2012, hanya pada tahun 2010 IPB mengalami penurunan jumlah mahasiswa baru. Penerimaan mahasiswa terbanyak ialah pada tahun 2012 sebesar 3876 orang. Selama periode tersebut, jalur SNMPTN Undangan selalu mendominasi peluang masuk mahasiswa baru terbanyak di IPB dengan persentase tertinggi yaitu pada tahun 2010 sebesar 69,4% dan terkecil yaitu pada tahun 2012 sebesar 62,3%. Jalur masuk penerimaan mahasiswa melalui SNMPTN Ujian yang banyak diminati oleh siswa, pada periode tersebut hanya menerima paling banyak 18,5% yaitu pada tahun 2012 sedangkan paling sedikit menerima 13,9%. Jalur penerimaan mahasiswa di IPB melalui Prestasi Internasional-Nasional (PIN) adalah jalur dengan kuota terkecil yaitu paling banyak hanya sebesar 8,8% pada tahun 2009 dan paling sedikit ialah 6,5% pada tahun 2010.




Sunday, March 8, 2015

Citra

Citra atau yang biasa dikenal sebagai gambar adalah suatu proyeksi dua dimensi dari suatu obyek. Citra dibedakkan menjadi 2 jenis, yaitu citra diam dan citra bergerak. Citra diam adalah suatu gambar tunggal yang tidak bergerak, sedangkan citra bergerak adalah kumpulan dari suatu gambar yang ditampilkan secara berurutan dengan jangka waktu yang sangat sempit sehingga memberi kesan seolah gambar tersebut bergerak. Seiring perkembangan zaman, sekarang ini citra mulai dikembangkan tidak hanya dalam bentuk 2 dimensi saja tetapi juga sudah mulai merambah ke bentuk 3 dimensi.


Dengan meningkatnya kebutuhan akan suatu gambar yang dihasilkan dengan sangat baik, berbagai operasi untuk pengolahan citra pun dilakukan. Mulai dari perbaikan kualitas citra, pemugaran citra, pemampatan citra, segmentasi citra, pengorakan citra, dan rekonstruksi citra. Semua itu bertujuan agar mampu menghasilkan gambar yang baik dan sesuai dengan tujuan atau keinginan si pengolah citra tersebut. Citra bukan hanya untuk keperluan si pemakai saja, tetapi kini citra juga dibutuhkan oleh masyarakat banyak. Hal itu terbukti oleh banyaknya berbagai bidang yang mengaplikasikan citra didalamnya, seperti bidang kedokteran, militer, perdagangan, dan lain sebagainya.

Sunday, December 28, 2014

Resensi film : The Croods

Judul : The Croods
Sutradara : Kirk DeMicco, Chris Sanders
Produser : Kristine Belson, Jane Hartwell
Penulis : Kirk DeMicco, Chris Sanders
Pengisi Suara : Nicholas Cage, Emma Stone, Ryan Reynolds, Catherine Keener, Cloris Leachman, Clark Duke, Randy Thom, Chris Sanders
Sinematografi : Yong Duk Jhun
Editing : Eric Dapkewicz, Darren T. Holmes
Studio : DreamWorks Animation
Distribusi : 20th Century Fox
Durasi : 98 menit
Tanggal Rilis Perdana : 22 Maret 2013


Film animasi DreamWorks Animation ini bercerita tentang keluarga The Croods yang tinggal di zaman croodacious. Keluarga ini terdiri dari sang ayah, Grug (Nicolas Cage), ibunya, Ugga (Catherine Keener), neneknya, Gran (Cloris Leachman), dan anak-anak mereka yaitu Eep (Emma Stone), Thunk (Clark Duke), dan Sandy (Randy Thom). Keluarga The Croods adalah satu-satunya keluarga manusia gua yang tersisa di dunia. Manusia lain sudah punah karena penyakit atau dimakan binatang. Karena ketakutannya itulah yang ngebuat Grug jadi overprotektif terhadap keluarganya. Mereka hanya keluar dari gua untuk mencari makan lalu akan kembali lagi ke gua.

Pada suatu malam, Eep yang bosan dengan kehidupan keluarganya melihat ada sumber cahaya dari luar gua dan diapun mengikutinya hingga sampailah dia bertemu dengan Guy (Ryan Reynolds) dan monyet peliharaannya Guy, Belt (Chris Sanders). Guy adalah manusia yang lebih modern dari keluarga The Croods. Dia bilang kalo dunia bentar lagi akan berakhir dan dia ngajak untuk menyelamatkan diri.

Tentu saja hal itu ditolak oleh Grug. Sebagai kepala keluarga yang selalu ketakutan akan dunia luar dan menganggap hal yang baru itu selalu berbahaya maka Grug akan selalu menjaga keluarganya agar tetap aman jika terus berada di dalam gua.

Tapi nasib berkata lain. Tiba-tiba terjadi gempa bumi dan gua yang biasa mereka tinggali itupun hancur. Mereka berlari menghindari reruntuhan batu akibat gempa bumi hingga sampailah mereka pada sebuah hutan yang sangat berbeda dari lingkungan mereka tinggal sebelumnya. Dan dari situlah petualangan keluarga The Croods dan Guy dimulai untuk menyelamatkan mereka dari bencana alam.


Dari segi gambar, film ini cukup menarik. Pada awal film digambarkan pemandangan pada zaman batu yang membosankan. Tapi semuanya berubah ketika keluarga The Croods beserta Guy mulai memasuki wilayah baru yang sangat berbeda dengan lingkungan tempat mereka tinggal sebelumnya. Tampilan yang penuh warna dan tingkah laku para tokohnya bisa membuat penonton lebih tertarik untuk menyaksikan filmnya sampai selesai.


Dari segi cerita, film ini mengibur dan mudah dimengerti oleh anak-anak, serta ada juga pesan untuk orangtua. Yaitu ketika Grug sibuk untuk selalu menjaga keluarganya tapi dia tidak memikirkan perasaannya Eep yang menginginkan petualangan dan berjiwa muda. Karena sebaiknya, bikinlah komunikasi yang baik antara orangtua dengan anak.

Thursday, December 11, 2014

Interaksi Manusia dan Komputer (IMK)

Interaksi Manusia dan Komputer (Human Computer Interaction) terkait dengan suatu sistem interaksi / interface yang secara artistik itu baik dan mampu memenuhi kebutuhan tugas. Dengan kata lain, IMK memadukan antara seni dan sains secara bersamaan. Oleh karena itu, IMK melibatkan desain, implementasi, dan evaluasi sistem interaktif dalam konteks tugas dan pekerjaan user.

Dalam lingkup IMK, user adalah pengguna yang menghadapi sebagian dari tugas atau proses dan berusaha menyelesaikan pekerjaan tersebut dengan menggunakan teknologi. Komputer adalah sistem yang mencakup komputer (dari teknologi dekstop sampai sistem komputer besar) dan komponen non komputer termasuk manusia. Interaksi adalah komunikasi antara user dengan komputer. Bisa dilakukan secara langsung maupun tidak langsung.

Untuk bisa membuat sistem interaksi / interface yang secara artistik baik dan mampu memenuhi kebutuhan tugas maka akan melibatkan berbagai bidang, diantaranya ;

  • Desain grafis : agar mampu menghasilkan interface yang efektif dan menarik bagi calon user
  • Psikologi : memberikan dasar pengetahuan mengenai persepsi user, kognitif, dan kemampuan memecahkan maslah.
  • Sosiologi : membatu pemahaman mengenai konsep interaksi secara luas.
  • Ergonomi : memberikan dasar pengetahuan mengenai kemampuan / karakteristik fisik user
  • Bisnis : memberikan pengetahuan untuk memasarkan hasil 

Thursday, November 20, 2014

MEDIA PENYIMPANAN KOMPUTER

Berdasarkan jenisnya, media penyimpanan dibagi menjadi Primary storage dan Secondary storage.

PRIMARY STORGAE
memiliki ciri-ciri :
  • kecepatan akses lebih tinggi dibanding secondary storage
  • kapasitas kecil (terbatas)
  • dapat langsung diakses oleh CPU
  • harga mahal
  • volatile storage
primary storage juga memiliki bagian-bagian di dalamnya yaitu berupa :
  • input storage area : untuk menampung data yang dibaca
  • program storage area : tempat penyimpanan instruksi untuk pengolahan
  • working storage area : tempat pemrosesan data dilakukan
  • output storage area : penyimpanan informasi yang telah diolah untuk sementara waktu sebelum disalurkan ke alat output

SECONDARY STORAGE
memiliki ciri-ciri :
  • kecepatan akses lebih rendah dibanding primary storage
  • kapasitas besar
  • tidak dapat langsung diakses oleh CPU
  • harga murah
  • non volatile storage
Secondary storage dibagi menjadi 2 jenis yaitu :
  1. Sequential Access Storage Device (SASD), yaitu pelaksanaan suatu proses yang harus diakses secara berurut posisinya
  2. Direct Access Storage Device (DASD),yaitu pelaksanaan suatu proses yang dapat diakses dacara langsung tanpa adanya keharusan posisi yang berurut.


Perbedaan Volatile dan Non-Volatile
  • Volatile storage : suatu data atau program akan hilang jika listrik padam
  • Non-volatile storage : suatu data atauprogram tidak akan hilang jika listrik padam

Analisa Permasalahan Konsumen Online Shop


            Menurut analisis saya terhadap kasus permasalahan konsumen pada dunia online shop adalah kita sebagai konsumen harus lebih teliti jika ingin membeli barang. Penipuan-penipuan kerap terjadi mulai dari barang yang dipesan tidak diterima, ataupun barang dipesan tidak sesuai dengan perjanjian. Hal ini dikarenakan kita hanya mengandalkan kepercayaan untuk membeli barang pada salah satu penjual yang bahkan kita tidak tahu di mana siapa dia dan di mana keberadaan dia.
            Pemerintah Indonesia telah menerbitkan Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Dalam UU ITE ini diatur mengenai transaksi elektronik dimana salah satunya adalah kegiatan mengenai online shop. Itu merupakan bukti bahwa pemerintah cukup peduli dengan tidak hanya memikirkan perdagangan yang hanya terjadi secara fisik saja melainkan juga dapat terjadi melalui sistem online.
            Meskipun UU ITE ini sudah memberikan peraturan mengenai permasalahan yang mungkin terjadi dalam perdagangan melalui sistem online ini, tapi pada kenyataannya permasalahan ini tidak dapat diselesaikan hanya melalui pengaturan UU ITE ini saja sebab, belum ada mekanisme pengaduan yang mudah bagi pihak yang menderita kerugian. Mekanisme yang ada saat ini hanyalah sistem pengaduan sesuai dengan KUHAP. Mekanisme ini dinilai kurang cocok jika diterapkan pada sistem pengaduan dalam perdagangan online. Nilai transaksi yang tidak terlalu besar menjadi salah satu pertimbangan bagi pihak yang menderita kerugian untuk tidak melaporkan kerugian itu kepada aparat penegak hukum.
Agar kita terhindar dari penipuan-peniupan yang kerap terjadi pada dunia online shop sebaiknya kita menerapkan kriteria-kriteria tertentu,yaitu :
1.      Pilihlah online shop yang memiliki website resmi dan status toko yang jelas.
2.      Pilihlah online shop yang memberikan informasi dengan jelas mengenai barang yang dijual, seperti deskripsi barang secara jujur dan detail.

3.      Selalu browsing tentang status toko tersebut, mulai dari nama, nomor telepon, serta nomor rekening, sebab di internet biasanya telah ada data record penipuan.