Wednesday, May 18, 2016

PostTest Fase Desain

Apa saja yang perlu diperhatikan jika anda membuat disain sistem/ software (menurut kaidah-kaidah pembuatan software)?



Jawab :

Terdapat dua langkah dalam pembuatan desain sistem software yaitu :
  1. Membagi sistem menjadi beberapa komponen secara fungsional.
  2. Menghubungkan komponen-komponen tersebut.


Dalam membuat desain sistem software juga harus memperhatikan hal-hal berikut ini :
  1. Desain yang terstruktur. Tujuan utama dari desain yang terstruktur adalah memecah sistem menjadi bagian yang lebih kecil, teratur dan mudah untuk dibangun. Desain yang terstruktur dibagi menjadi 2 tipe yaitu Top Down Design dan Bottom Up Design.
  2. Pertukaran Desain Tingkat Atas (Top Level Design). Umumnya banyak disain tingkat atas yang dapat mencapai atau memperoleh hasil yang sama dalam sebuah sistem software. Keputusan untuk membangun sendiri atau membeli merupakan keputusan yang khusus. Ada keuntungan dan kerugian pada setiap kombinasi dari item yang dibangun maupun yang dibeli.
  3. Desain Siap Pakai. TLD siap pakai dapat sangat bernilai jika aturan berikut dipatuhi : “Tinggalkan ego anda”. Perancang harus menyadari bahwa kritik yang diajukan adalah bersifat membangun. Tujuannya adalah untuk menemukan semua permasalahan, saran alternatif dan membuat pilihan terbaik yang mungkin.
  4. Desain Tingkat Menengah. Setelah TLD terpilih, kita harus membagi masing-masing fungsi atau komponen utama menjadi beberapa sub fungsi atau komponen. Kita akan lihat bagaimana hal tersebut dilakukan untuk menggabungkan sistem perusahaan Basketweaving. Diawali dengan memberi nomor setiap komponen utama pada TLD.
  5. Kamus Desain.
  6. Modul Terstruktur. Sebuah modul terstruktur memiliki ciri-ciri sebagai berikut ; Berfungsi sepenuhnya sebagai fungsi tunggal, ukurannya kecil, dapat diprediksi, tidak tergantung, melihat kegunaannya kembali.
  7. Desain File. Pada desain file dilakukan untuk mendapatkan kinerja yang sesungguhnya, mengoptimalkan file, mengoptimalkan sejumlah variable item-item, file history, dan pengujian desain file.
  8. Sistem Manajemen Database Relational.
  9. Keuntungan Dari Analisis & Disain Yang Terstruktur yaitu untuk mengurangi jumlah kesalahan.
  10. Proses Desain. Dalam proses desain sebaiknya dilakukan pemilihan tim desain dan pertemuan desain.
  11. Dokumentasi Teknik. Pertimbangkan hal-hal berikut yaitu; gunakan bahasa yang formal dan tepat, gunakan gambar, buat agar maksud dari desain menjadi jelas pada beberapa halaman pertama kemudian diuraikan, dan terakhir coba untuk konsisten pada grafik dan struktur kalimat.
  12. Standar Ketentuan Pada Waktu Desain. Buat aturan yang standar seperti ; beberapa ketentuan desain, parameter yang mendahului, penanganan kesalahan, standar pemrograman, dan programmer memulai dengan template dan mengisikan kode proses.
  13. Garis Besar Spesifikasi Desain.
  14. Menguji Desain. Pengujian desain dilakukan untuk menjamin bahwa semua keperluan spesifikasi fungsi sudah ditemukan, desain mudah diprogram dan dipelihara, serta dapat diimplementasikan sesuai dengan waktu dan anggaran.
  15. Merubah Permintaan Sesuai Dengan Desain. Beberapa disain yang rinci akan selalu membawa pada perubahan permintaan. Anda harus kembali kepada user sekarang dan meyakinkan user bahwa dia sebenarnya tidak menginginkan apa yang dia minta sebelumnya.
  16. Perencanaan Penerimaan.

No comments:

Post a Comment